The Blog

UNS – Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memulai tahapan seleksi awal bagi Calon Siswa (Casis) Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMA Negeri (SMAN) 4 Surakarta, Rabu (10/6/2020) pagi.

Sebagai konsultan KKO Kota Surakarta, Dekan FKOR UNS, Dr. Sapta Kunta mengatakan apabila pihaknya akan melakukan seleksi terhadap puluhan Casis KKO SMAN 4 Surakarta. Dalam kesempatan tersebut, Casis KKO SMAN 4 Surakarta harus menghadapi tes antropometri dan tes kemampuan di hadapan para penguji yang terdiri dari dosen dan mahasiswa FKOR UNS.

“Untuk pagi ini pengukuran antropometri seperti tinggi badan, berat, tinggi duduk, rentang lengan, tes fisik, tes koordinasi, tes power lengan, tes power tungkai, tes kecepatan, kemudian kelincahan dan terakhir daya tahan aerobik. Ada 10 kriteria nanti akan dimasukan ke dalam software yang kita buat,” ujar Dr. Sapta Kunta.

Kepada uns.ac.id, Dr. Sapta Kunta mengatakan bila FKOR UNS akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sesuai dengan anjuran pemerintah. Diantaranya dengan membagi Casis KKO SMAN 4 Surakarta dalam 2 kloter, dengan jumlah masing-masing kloter diisi paling sedikit oleh 15 Casis dan penerapan physical distancing antarcasis selama proses seleksi berlangsung.

Penyelenggaraan Seleksi Casis KKO SMAN 4 Surakarta yang digelar hari ini merupakan bentuk kerjasama resmi antara FKOR UNS dengan SMAN 4 Surakarta dalam mewujudkan pembinaan atlet-atlet muda, khususnya di Kota Surakarta, agar mampu menorehkan prestasi bagi dunia olahraga nasional.

“Intinya ini suatu hal kerjasama saling menguntungkan bagi FKOR. SMAN 4 merupakan bagian dari laboratorium FKOR karena implementasi konsep dan teori di FKOR bisa diimplementasikan di KKO ini. Karena secara usia gender dan Cabang Olahraganya (Cabor) bisa menjadi banyak riset yang dilakukan di sana dan pembuktian dari hasil-hasil riset yg dilaksanakan dan menguntungkan,” lanjut Dr. Sapta Kunta.

Sejumlah Cabor bidikan kelas khusus dibuka dalam KKO SMAN 4 kali ini, seperti taekwondo, pencak silat, karate, atletik, renang, tenis lapangan, tenis meja, panahan, bola voli, sepak bola, anggar, dan judo. Melalui 13 Cabor yang dibuka tersebut, Dr. Sapta Kunta mengharapkan agar Casis KKO SMAN 4 dapat melampui standar minimal kemampuan yang diterapkan dalam seleksi ini.

Di lain pihak, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang Kesiswaan SMAN 4 Surakarta, Nanang Inwanto, mengatakan apabila pihaknya secara terbuka mau bekerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya FKOR UNS yang mempunyai kompetensi dalam bidang keolahragaan, dalam seleksi Casis KKO.

“Pada saat membuka KKO kita harus membuka kerjasama dengan berbagai pihak seperti Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) sebagai kepanjangantangan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Kemudian dengan FKOR UNS karena terus terang dalam proses pendaftaran sampai proses pelatihan kami juga secara spesifik dari pihak sekolah harus bekerjasama dengan pihak yang punya kompetensi di bidang olahraga,” ujar Nanang.

Nantinya, siswa yang dinyatakan lolos seleksi untuk diterima di KKO SMAN 4 Surakarta akan dimasukkan dalam Rombongan Belajar (Rombel) dengan jumlah 36 siswa.

Saat ditanyai mengenai harapan kedepan dari terselenggaranya kerjasama antara FKOR UNS dengan SMAN 4 Surakarta, Nanang mengharapkan agar pembinaan FKOR UNS dapat menghasilkan atlet-atlet berprestasi dan membantu SMAN 4 dalam memodifikasi kurikulum agar terintegrasi dengan olahraga.

“Kerjasama selanjutnya dengan FKOR bagaimana siswa kami ke depan mengukir prestasi dan terkait kehidupan di masa depannya. Untuk pelatihan perlu kerjasama dengan FKOR UNS. Memodifikasi kurikulum agar jenjang SMA terintegrasi dan ada implementasinya dengan keolahragaan dan harus bekerjasama dengan jenjang perguruam tinggi,” pungkas Nanang

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Your Comment*

Name*

Email*

Website

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com